Nepal,kathamandu memiliki atmosfir kota yang unik, tua namun tetap memnyimpan sudut keindahan yang eksotis. Kathmandu memelihara aura fantasi dari kuil-kuil kuno, altar serta arsitektur tradisional. Tidak heran, Katmandu dikenal “Tanah Para Dewa” dikarenakan berada di Kathmandu seperti berada di sisi dunia lain.

Once Upon a Time
Siapa sangka, di awal tahun 2012 menjadi moment paling mengesankan bagi saya. meskipun awalnya merasa tidak mungkin namun kesempatan itu datang juga. Kesempatan menuju Tanah Para Dewa, Land of God, Nepal , Kathamandu. Perjalanan menuju Kathmandu menjadi pengalaman berharga karena banyak hal-hal unik dan lucu yang saya alami bersama salah seorang teman dari Aceh. Namun setelah melalui perjalanan yang cukup panjang, akhirnya kami tiba juga di bandara Tribuvan International.

Sisi Lain Kathmandu</strong
Awalnya, saat tiba di Kathmandu, serasa berada di belahan dunia lain yang begitu asing. Saya disambut dengan CIMG1776kota penuh debu dan sampah dimana-mana. Sungguh suatu hal yang sangat aneh , karena tebal nya debu saya bersama teman named Ariel terpaksa membeli masker.
Sisi lain kathamdu yang sangat ajaib yakni tata tertib berlalu lintasnya yang cukup membuat saya geleng-geleng kepala. Disini hampir tidak terlihat adanya aturan lalu lintas, hanya beberapa lampu lalulintas yang berfungsi. Semua kendaraan saling berebut jalan dengan membunyikan klakson tanpa henti. Sepertinya, mobil dan pejalan kaki mempunyai hak yang sama. Berkali-kali supir harus membunyikan klakson panjang karena jalanan yang sempit dan hanya memuat dua mobil saja, dipenuhi orang yang sedang mengobrol, menggunakan handphone ditengah jalan atau sedang membeli makanan dari pedagang jalanan.

Boudhanath Stupa.
CIMG1836

Di tengah kegiatan workshop, saya dan Ariel menyempatkan diri mengunjungi Sebuah stupa besar yang dibangun oleh para penganut ajaran Buddha dari Tibet. Boudhanath stupa begitulah nama stupa ini yang termasuk dalam UNESCO World Heritage ini.

Konon, Pada zaman dulu, tempat ini terletak di jalur perdagangan yang sering dilewati oleh warga Tibet dan Nepal. Para pedagang Tibet pun sering menggunakan tempat ini untuk beristirahat dan berdoa sebelum melanjutkan perjalanan mereka.Tempat ini menjadi salah satu tempat terpenting bagi para peziarah dan bagi penganut ajaran Buddha Tibet.stupa besar ini dipadati dengan ratusan bahkan mungkin ribuan masyarakat. Sebagian dari mereka terlihat mengagumi stupa besra ini , sementara sebagian lainnya dengan khusyuk berdoa di stupa ini. Ya…jika diperhatikan Dinding bawah stupa dikelilingi oleh praying wheels dan para pengunjung yang datang berdoa mengitari searah jarum jam stupa ini sambil memutar praying wheels tersebut.

Berada 5-6 hari di Nepal, menjadi sesuatu hal yang begitu mengesankan. keberagaman masyarakatnya serta keramahannya berbaur dengan pengunjung yang datang memberi nilai tersendiri terhadap kota kecil ini. kathmandu , Nepal memperlihatkan sisi lain dunia yang sangat beragam dan penuh dengan keunikan yang tentunya memberi value tersendiri bagi siapa pun yang mengunjunginya….